Bayar pajak motor sekarang tidak lagi harus identik dengan antre panjang di kantor Samsat. Banyak pemilik kendaraan yang mulai mencari cara bayar pajak online motor karena lebih praktis dan bisa dilakukan dari rumah. Cukup lewat HP, beberapa langkah bisa diselesaikan tanpa perlu cuti kerja atau menghabiskan waktu berjam-jam di loket.
Buat sebagian orang, momen bayar pajak tahunan sering terasa merepotkan. “Aduh, harus ke Samsat lagi,” begitu biasanya keluhannya. Padahal sekarang, pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) sudah bisa dilakukan secara digital melalui aplikasi resmi seperti SIGNAL, layanan e-Samsat daerah, hingga marketplace seperti Tokopedia dan Bukalapak di wilayah tertentu.
Di artikel ini, kita akan membahas langkah-langkah lengkap pembayaran pajak motor online, mulai dari syarat dokumen, cara menggunakan aplikasi, metode pembayaran, hingga proses pengesahan STNK setelah transaksi selesai. Jadi Anda bisa lebih tenang dan tidak bingung saat waktunya tiba.
Mengapa Banyak Orang Beralih ke Pembayaran Pajak Motor Online
Perubahan kebiasaan ini bukan tanpa alasan. Ada beberapa hal yang membuat pembayaran pajak motor secara online semakin diminati.
1. Efisiensi Waktu dan Tenaga
Dengan sistem online, Anda tidak perlu lagi datang langsung ke kantor Samsat hanya untuk pembayaran pajak motor tahunan. Prosesnya bisa dilakukan dari rumah, kantor, atau bahkan saat sedang istirahat siang.
Bagi yang punya aktivitas padat, cara ini terasa jauh lebih fleksibel. Anda tinggal menyiapkan data kendaraan, membuka aplikasi, dan mengikuti instruksi yang tersedia.
2. Menghindari Antrean di Samsat
Antrean menjadi salah satu alasan utama orang beralih ke layanan digital. Terutama saat mendekati jatuh tempo atau periode tertentu, kantor Samsat biasanya lebih ramai.
Melalui sistem Samsat digital nasional dan layanan e-Samsat, proses bayar pajak kendaraan bermotor (PKB) bisa dilakukan tanpa harus berdiri lama atau menunggu giliran di loket.
3. Bisa Dilakukan Kapan Saja Lewat HP
Keunggulan lainnya adalah fleksibilitas waktu. Selama sistem dan jaringan tersedia, pembayaran bisa dilakukan kapan saja. Tidak lagi terikat jam operasional kantor.
Metode pembayarannya pun beragam. Mulai dari transfer bank, pajak motor via ATM, hingga QRIS pajak kendaraan. Jadi Anda bisa memilih cara yang paling nyaman.
Kemudahan inilah yang membuat semakin banyak pemilik motor memilih bayar pajak motor online sebagai solusi praktis.
Syarat dan Dokumen untuk Bayar Pajak Motor Online
Sebelum mulai proses pembayaran, ada baiknya memastikan semua data dan dokumen sudah siap. Meski dilakukan secara digital, tetap ada beberapa informasi penting yang harus sesuai dengan data kendaraan di sistem Samsat.
Banyak orang mengira bayar pajak tanpa BPKB tidak bisa dilakukan. Padahal untuk pembayaran pajak motor tahunan, BPKB memang tidak selalu diminta saat transaksi online. Yang lebih penting adalah kesesuaian data STNK dan identitas pemilik kendaraan.
Berikut penjelasan lengkapnya.
Dokumen yang Harus Disiapkan
Supaya proses bayar pajak kendaraan bermotor (PKB) berjalan lancar, siapkan beberapa hal berikut:
1. STNK Asli
STNK menjadi dokumen utama karena di dalamnya terdapat informasi penting seperti:
- Nomor polisi kendaraan
- Nomor rangka
- Nama pemilik
- Masa berlaku pajak
Meski pembayarannya dilakukan secara online, data di STNK tetap menjadi acuan utama sistem e-Samsat atau aplikasi SIGNAL saat melakukan verifikasi.
2. NIK Sesuai Data Kendaraan
Nomor Induk Kependudukan (NIK) harus sesuai dengan nama yang tertera di STNK. Sistem akan mencocokkan data kendaraan dengan identitas pemilik.
Jika motor masih atas nama orang lain, tetap memungkinkan untuk bayar pajak motor atas nama orang lain selama data NIK yang digunakan sesuai dengan pemilik yang terdaftar. Nanti di bagian FAQ akan kita bahas lebih detail.
3. Nomor Rangka (5 Digit Terakhir)
Biasanya sistem meminta 5 digit terakhir nomor rangka sebagai bentuk verifikasi tambahan. Informasi ini bisa Anda lihat di STNK atau langsung di bagian rangka kendaraan.
Pastikan angka yang dimasukkan benar. Kesalahan satu digit saja bisa membuat data tidak ditemukan.
4. Nomor HP Aktif untuk OTP
Nomor HP aktif diperlukan untuk menerima kode OTP saat registrasi atau konfirmasi pembayaran, khususnya jika menggunakan aplikasi SIGNAL atau layanan Samsat digital nasional.
Tanpa verifikasi OTP, proses pendaftaran akun dan transaksi tidak bisa dilanjutkan.
Secara umum, dokumen bayar pajak online tidak terlalu rumit. Selama STNK aktif dan data kendaraan tidak bermasalah (misalnya bukan dalam status blokir atau tunggakan bertahun-tahun), proses biasanya bisa dilakukan dengan relatif mudah.
Yang juga perlu diperhatikan, pembayaran online ini umumnya berlaku untuk pajak motor tahunan, termasuk komponen SWDKLLJ online. Untuk perpanjangan lima tahunan yang membutuhkan cek fisik kendaraan, biasanya tetap harus datang ke Samsat.
Cara Bayar Pajak Motor Lewat Aplikasi SIGNAL
Kalau Anda ingin cara yang paling direkomendasikan karena resmi dan terintegrasi nasional, maka menggunakan aplikasi SIGNAL adalah pilihan yang banyak digunakan saat ini.
Aplikasi ini memang dirancang untuk memudahkan masyarakat dalam melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) secara digital, termasuk pajak motor tahunan.
Apa Itu Aplikasi SIGNAL?
SIGNAL – Samsat Digital Nasional adalah aplikasi resmi dari Korlantas Polri yang terhubung dengan sistem Samsat di berbagai daerah. SIGNAL merupakan bagian dari program Samsat digital nasional yang memungkinkan masyarakat membayar pajak kendaraan tanpa harus datang langsung ke kantor.
Aplikasi ini tersedia untuk perangkat Android dan iOS, sehingga bisa digunakan oleh hampir semua pengguna smartphone.
Melalui SIGNAL, Anda bisa:
- Melakukan pembayaran pajak motor tahunan
- Mengunduh TBPKP elektronik (bukti bayar)
- Mengecek status kendaraan
- Mengurus pengesahan STNK setelah pembayaran
Karena sifatnya resmi, data yang digunakan langsung terhubung dengan sistem Samsat daerah masing-masing.
Langkah-Langkah Menggunakan SIGNAL
Berikut tahapan umum cara bayar pajak online motor lewat aplikasi SIGNAL:
1. Unduh dan Daftar Akun
- Download aplikasi SIGNAL di Play Store atau App Store
- Lakukan registrasi dengan memasukkan NIK
- Verifikasi data melalui foto e-KTP dan swafoto
- Masukkan nomor HP aktif untuk menerima OTP
Pastikan data yang Anda masukkan sesuai dengan identitas di STNK.
2. Registrasi Kendaraan
Setelah akun aktif, tambahkan data kendaraan dengan memasukkan:
- Nomor polisi
- 5 digit terakhir nomor rangka
Sistem akan menampilkan informasi kendaraan jika data sesuai.
Jika motor masih atas nama keluarga, biasanya tetap bisa didaftarkan selama data yang dimasukkan valid dan sesuai sistem.
3. Verifikasi Data Kendaraan
Cek kembali detail kendaraan yang muncul di layar:
- Nama pemilik
- Alamat
- Besaran pajak tahunan
- Komponen SWDKLLJ
Pastikan semuanya benar sebelum lanjut ke tahap pembayaran.
4. Proses Pembayaran
SIGNAL biasanya menyediakan beberapa metode pembayaran, seperti:
- Virtual account bank
- Transfer bank
- QRIS pajak kendaraan
- Pajak motor via ATM
Pilih metode yang paling nyaman. Setelah pembayaran berhasil, sistem akan mengonfirmasi transaksi secara otomatis.
5. Download e-TBPKP sebagai Bukti Bayar
Setelah pembayaran sukses, Anda bisa mengunduh TBPKP elektronik (e-TBPKP). Dokumen ini berfungsi sebagai bukti bahwa pajak kendaraan sudah dibayarkan.
Simpan file tersebut dengan baik, baik di ponsel maupun dicetak jika diperlukan.
6. Pengesahan STNK
Untuk pengesahan STNK online, ada dua opsi yang biasanya tersedia tergantung daerah:
- Pengiriman dokumen pengesahan ke alamat Anda
- Pengesahan di kantor Samsat atau Samsat Drive Thru
Selama masa tertentu, e-TBPKP dapat digunakan sebagai bukti sah pembayaran sebelum lembar pengesahan fisik diterima.

Alternatif Pembayaran via Tokopedia, Bukalapak, dan Marketplace Lain
Selain menggunakan aplikasi resmi seperti SIGNAL, sebagian masyarakat juga memilih membayar pajak motor online melalui marketplace. Cara ini terasa familiar karena tampilannya mirip saat kita membayar tagihan listrik atau membeli pulsa.
Namun perlu dipahami, layanan ini tetap terhubung dengan sistem e-Samsat daerah. Artinya, ketersediaannya tergantung kebijakan dan kerja sama masing-masing provinsi.
Berikut penjelasannya.
Pembayaran Pajak Motor via Tokopedia
Tokopedia menyediakan layanan e-Samsat untuk beberapa wilayah yang sudah bekerja sama dengan pemerintah daerah.
Langkah umumnya sebagai berikut:
- Masuk ke Menu e-Samsat
Buka aplikasi Tokopedia, lalu cari layanan “e-Samsat” atau “Pajak Kendaraan”. - Masukkan Data Kendaraan
Biasanya Anda diminta mengisi:
- Nomor polisi kendaraan
- NIK (sesuai STNK)
- 5 digit terakhir nomor rangka
- Nomor polisi kendaraan
- Cek Tagihan Pajak
Sistem akan menampilkan rincian pembayaran pajak motor tahunan termasuk komponen SWDKLLJ online jika data valid. - Pilih Metode Pembayaran
Metode pembayaran cukup beragam, mulai dari:
- Transfer bank
- Virtual account
- Dompet digital
- QRIS
- Transfer bank
- Dapatkan e-TBPKP
Setelah pembayaran berhasil, Anda akan menerima bukti pembayaran elektronik (e-TBPKP) yang bisa diunduh atau dikirim melalui email.
Prosesnya relatif cepat, asalkan data kendaraan tidak bermasalah.
Marketplace Lain seperti Bukalapak
Selain Tokopedia, Bukalapak juga menyediakan layanan serupa di beberapa daerah.
Secara garis besar, alurnya hampir sama:
- Masukkan data kendaraan
- Cek nominal pajak
- Lakukan pembayaran
- Unduh bukti bayar
Beberapa platform bahkan menyediakan fitur pengingat jatuh tempo agar pengguna tidak terlambat membayar pajak kendaraan bermotor (PKB).
Kelebihan dan Kekurangan Marketplace
Sebelum memilih metode ini, ada baiknya memahami sisi praktis dan keterbatasannya.
Kelebihan:
- Tampilan aplikasi sudah familiar
- Proses cepat dan terintegrasi dengan metode pembayaran digital
- Bisa dilakukan dalam satu aplikasi yang biasa digunakan sehari-hari
Kekurangan:
- Hanya berlaku di provinsi tertentu
- Tidak semua wilayah mendukung pengiriman pengesahan STNK
- Kadang ada biaya layanan tambahan sesuai kebijakan platform
Karena itu, penting untuk mengecek terlebih dahulu apakah e-Samsat daerah Anda sudah tersedia di marketplace pilihan.
Jika ingin opsi yang paling terintegrasi secara nasional, aplikasi SIGNAL biasanya menjadi rujukan utama. Namun marketplace tetap bisa menjadi alternatif yang praktis selama wilayah Anda mendukung.
Cara Pengesahan STNK Setelah Bayar Online
Salah satu pertanyaan yang paling sering muncul setelah berhasil bayar pajak motor online adalah: “Kalau sudah bayar, STNK-nya bagaimana?”
Ini penting, karena selain membayar pajak kendaraan bermotor (PKB), Anda juga tetap perlu memastikan STNK mendapatkan pengesahan yang sah.
Prosesnya tidak serumit yang dibayangkan, asalkan mengikuti alur yang benar.
Gunakan e-TBPKP Selama 30 Hari
Setelah pembayaran melalui SIGNAL atau e-Samsat, Anda akan menerima TBPKP elektronik (e-TBPKP) sebagai bukti bayar resmi.
Dokumen ini dapat digunakan sebagai bukti sah pembayaran pajak untuk sementara waktu. Biasanya e-TBPKP berlaku dalam periode tertentu (misalnya 30 hari) sebelum Anda mendapatkan pengesahan fisik atau stiker/lembar baru pada STNK.
Selama masa tersebut, simpan e-TBPKP di ponsel dan bila perlu cetak sebagai cadangan. Jika ada pemeriksaan, dokumen ini bisa ditunjukkan sebagai bukti bahwa pajak sudah dibayarkan.
Opsi Pengesahan STNK
Tergantung kebijakan Samsat daerah, ada beberapa cara untuk menyelesaikan proses pengesahan:
1. Pengiriman Dokumen ke Rumah
Melalui aplikasi resmi seperti SIGNAL – Samsat Digital Nasional, beberapa wilayah menyediakan layanan pengiriman lembar pengesahan STNK langsung ke alamat pemilik.
Biasanya Anda hanya perlu memastikan alamat sesuai dan menunggu proses pengiriman. Praktis karena tidak perlu datang ke kantor Samsat.
2. Datang ke Samsat atau Drive Thru
Jika layanan kirim belum tersedia di daerah Anda, Anda bisa datang ke:
- Kantor Samsat terdekat
- Samsat Drive Thru
- Gerai Samsat tertentu
Prosesnya umumnya lebih cepat dibanding pembayaran manual karena Anda sudah membawa bukti bayar online.
Cukup tunjukkan:
- STNK asli
- e-TBPKP
- Identitas sesuai data kendaraan
Petugas akan melakukan pengesahan dan memperbarui masa berlaku pajak di STNK Anda.
Apakah STNK Bisa Sepenuhnya Online?
Istilah “STNK online” sering dicari banyak orang. Namun perlu dipahami, yang dilakukan secara online adalah proses pembayaran dan penerbitan bukti elektroniknya.
Untuk pengesahan fisik pada lembar STNK, beberapa daerah masih mewajibkan tahap lanjutan, meski prosesnya kini jauh lebih sederhana.
Ke depan, sistem Samsat digital nasional memang terus berkembang agar layanan semakin praktis. Namun saat ini, tetap penting mengikuti prosedur resmi agar kendaraan Anda tercatat sah secara administrasi.
Daftar Provinsi yang Sudah Mendukung Pembayaran Online
Seiring berkembangnya layanan Samsat digital nasional, semakin banyak daerah yang mendukung pembayaran pajak motor secara online. Namun, perlu dipahami bahwa fitur dan mekanisme bisa sedikit berbeda di setiap provinsi.
Berikut beberapa wilayah yang sudah cukup lama mengimplementasikan sistem e-Samsat dan terintegrasi dengan aplikasi SIGNAL maupun kanal pembayaran digital lainnya:
DKI Jakarta
DKI Jakarta termasuk salah satu pelopor layanan e-Samsat. Pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tahunan sudah bisa dilakukan secara online melalui aplikasi SIGNAL maupun kanal resmi lainnya.
Wilayah ini juga relatif aktif dalam pengembangan layanan digital, termasuk opsi pengiriman dokumen pengesahan STNK ke alamat wajib pajak.
Jawa Barat
Jawa Barat telah lama menyediakan layanan e-Samsat daerah. Banyak pemilik kendaraan di wilayah ini memanfaatkan pembayaran pajak motor via ATM, mobile banking, hingga marketplace yang bekerja sama dengan pemerintah daerah.
Beberapa inovasi Samsat digital di Jawa Barat juga cukup dikenal karena kemudahan aksesnya.
Jawa Tengah
Jawa Tengah juga mendukung pembayaran pajak motor online untuk pajak tahunan. Sistemnya terhubung dengan layanan perbankan dan aplikasi resmi, sehingga masyarakat bisa memilih metode pembayaran yang paling nyaman.
Jawa Timur
Jawa Timur menyediakan layanan e-Samsat yang memungkinkan pembayaran PKB dan SWDKLLJ online tanpa harus datang langsung ke kantor, selama memenuhi ketentuan yang berlaku.
Kalimantan Selatan
Kalimantan Selatan termasuk salah satu provinsi di luar Pulau Jawa yang sudah mendukung sistem pembayaran pajak kendaraan secara online melalui e-Samsat dan integrasi SIGNAL.
Sulawesi Selatan
Sulawesi Selatan juga telah mengembangkan layanan pembayaran pajak motor online untuk memudahkan masyarakat yang ingin menghindari antrean di Samsat.
Penting untuk Mengecek Ketersediaan di Daerah Anda
Meski banyak provinsi sudah mendukung sistem ini, tidak semua fitur tersedia secara identik. Misalnya:
- Ada daerah yang sudah mendukung pengiriman pengesahan STNK
- Ada yang masih mengharuskan datang ke gerai untuk finalisasi
- Ada yang belum terintegrasi dengan marketplace tertentu
Karena itu, sebelum melakukan transaksi, sebaiknya cek melalui aplikasi SIGNAL atau situs resmi e-Samsat daerah masing-masing untuk memastikan layanan tersedia.
Dengan sistem yang terus dikembangkan, kemungkinan besar cakupan pembayaran pajak motor online akan semakin luas ke depannya.



Tips dan Hal yang Perlu Diperhatikan
Meski cara bayar pajak online motor tergolong praktis, tetap ada beberapa hal penting yang sebaiknya diperhatikan agar prosesnya lancar dan tidak menimbulkan kendala di kemudian hari.
Bagian ini sering kali terlewat karena banyak orang fokus pada cara bayarnya saja, padahal detail kecil bisa berpengaruh pada validitas data kendaraan dan pengesahan STNK.
1. Pastikan Data Kendaraan Benar
Sebelum menekan tombol pembayaran, cek kembali:
- Nomor polisi
- Nama pemilik
- Alamat
- Nomor rangka
- Masa berlaku pajak
Kesalahan input, terutama pada NIK atau 5 digit terakhir nomor rangka, bisa membuat sistem gagal menemukan data atau bahkan transaksi tidak bisa diproses.
Jika menggunakan aplikasi seperti SIGNAL atau e-Samsat daerah, biasakan membaca ulang detail yang muncul di layar sebelum konfirmasi pembayaran.
2. Lakukan Pembayaran Sebelum Jatuh Tempo
Sering kali orang baru ingat pajak saat sudah lewat tanggalnya. Padahal, membayar sebelum jatuh tempo jauh lebih aman dan nyaman.
Selain menghindari potensi denda, Anda juga punya waktu lebih longgar untuk proses pengesahan STNK setelah menerima e-TBPKP.
Beberapa aplikasi bahkan menyediakan pengingat otomatis. Manfaatkan fitur ini supaya tidak lupa setiap tahun.
3. Cek Status Pengesahan STNK di Aplikasi
Setelah melakukan pembayaran pajak motor tahunan, jangan langsung menganggap semua selesai. Pastikan Anda:
- Mengunduh e-TBPKP
- Mengecek status transaksi
- Memantau proses pengiriman pengesahan (jika tersedia)
Di aplikasi SIGNAL atau layanan Samsat digital nasional, biasanya tersedia menu riwayat transaksi yang bisa digunakan untuk memastikan pembayaran sudah tercatat.
4. Simpan e-TBPKP dan Bukti Pembayaran
TBPKP elektronik adalah bukti sah pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB). Simpan dokumen ini dengan baik.
Tips praktis yang sering dilakukan pengguna:
- Simpan file PDF di ponsel
- Kirim salinan ke email pribadi
- Cetak satu lembar untuk berjaga-jaga
Langkah sederhana ini bisa membantu jika sewaktu-waktu Anda membutuhkan bukti pembayaran, misalnya saat pemeriksaan di jalan atau saat mengurus administrasi lain.
5. Pastikan Kendaraan Tidak Dalam Status Blokir
Jika kendaraan pernah dijual tapi belum balik nama, atau ada masalah administrasi, sistem bisa saja menolak transaksi online.
Dalam kondisi seperti ini, biasanya perlu penyelesaian langsung di kantor Samsat. Jadi sebelum mencoba bayar pajak tanpa BPKB atau atas nama orang lain, pastikan status kendaraan memang aktif dan tidak bermasalah.

FAQ Cara Bayar Pajak Motor Online
Untuk melengkapi pembahasan, berikut beberapa pertanyaan yang paling sering diajukan seputar cara bayar pajak online motor. Semoga bisa membantu menjawab kebingungan yang mungkin Anda rasakan juga.
1. Bisa bayar pajak motor atas nama orang lain?
Bisa, selama data yang dimasukkan sesuai dengan yang terdaftar di STNK.
Jika motor masih atas nama orang tua, pasangan, atau pemilik sebelumnya, Anda tetap dapat melakukan pembayaran pajak motor tahunan melalui aplikasi seperti SIGNAL atau e-Samsat daerah.
Yang penting:
- NIK yang digunakan sesuai dengan data kendaraan
- Nomor rangka dan nomor polisi benar
Namun untuk beberapa layanan tertentu, mungkin diperlukan verifikasi tambahan. Jika kendaraan sudah berpindah tangan tetapi belum balik nama, sebaiknya segera mengurus proses balik nama agar administrasi lebih aman ke depannya.
2. Apa bisa bayar pajak motor yang BPKB-nya di leasing?
Bisa.
Untuk pembayaran pajak tahunan, umumnya tidak diperlukan BPKB fisik. Jadi meskipun BPKB masih ditahan oleh pihak leasing karena cicilan berjalan, Anda tetap bisa membayar pajak kendaraan bermotor (PKB) secara online.
Yang dibutuhkan biasanya hanya:
- Data STNK
- NIK sesuai pemilik
- Nomor rangka
Selama kendaraan tidak dalam status blokir, pembayaran tetap dapat diproses.
3. Apakah bisa bayar pajak motor luar daerah?
Tergantung kebijakan dan dukungan sistem di masing-masing provinsi.
Melalui aplikasi SIGNAL (Samsat Digital Nasional), beberapa wilayah sudah memungkinkan pembayaran lintas daerah selama kendaraan terdaftar dalam sistem yang terintegrasi.
Namun untuk pengesahan STNK, ada kemungkinan Anda tetap perlu datang ke Samsat sesuai domisili kendaraan atau mengikuti prosedur yang berlaku di daerah tersebut.
Karena itu, selalu cek informasi terbaru di aplikasi atau situs resmi e-Samsat provinsi terkait sebelum melakukan transaksi.
4. Gimana kalau salah input data di SIGNAL?
Jika kesalahan terjadi sebelum pembayaran, biasanya Anda bisa kembali dan memperbaiki data yang salah.
Namun jika sudah terlanjur melakukan pembayaran dan ada kekeliruan data, sebaiknya segera menghubungi layanan bantuan yang tersedia di aplikasi atau datang ke kantor Samsat untuk klarifikasi.
Agar hal ini tidak terjadi, biasakan untuk:
- Mengecek ulang nomor polisi
- Memastikan 5 digit terakhir nomor rangka benar
- Memastikan NIK sesuai dengan STNK
Langkah kecil ini bisa mencegah proses menjadi lebih panjang.
Penutup
Cara bayar pajak online motor kini semakin mudah dan praktis berkat dukungan aplikasi resmi seperti SIGNAL, layanan e-Samsat daerah, hingga marketplace tertentu. Prosesnya bisa dilakukan dari rumah lewat HP, tanpa perlu antre panjang di kantor Samsat.
Meski begitu, tetap penting memahami syarat, menyiapkan dokumen dengan benar, serta menyelesaikan proses pengesahan STNK setelah pembayaran berhasil.
Dengan memanfaatkan layanan digital secara bijak, kewajiban tahunan ini tidak lagi terasa merepotkan. Justru bisa menjadi rutinitas yang cepat dan efisien.
Kalau Anda sudah mendekati jatuh tempo pajak, mungkin sekarang saat yang tepat untuk mencoba bayar pajak motor online dan merasakan kemudahannya sendiri.