Filter Oli Motor: Fungsi, Jenis, dan Waktu Ganti yang Tepat

Dealer Motor Honda Serimpi Jakarta Barat
26/01/2026
filter oli motor

Table of Contents

Perawatan sepeda motor bukan hanya soal mencuci dan mengganti oli secara rutin. Ada satu komponen kecil yang sering luput dari perhatian, padahal perannya sangat krusial dalam menjaga kesehatan mesin, yaitu filter oli motor. Meski ukurannya kecil, filter oli bertugas besar dalam sistem pelumasan mesin.

Banyak pemilik motor bertanya-tanya: berapa lama ganti oli motor yang ideal? Apakah cukup dengan mengganti oli saja, atau perlu sekalian mengganti filternya juga? Lalu, apakah semua motor menggunakan filter oli yang sama? Bagaimana jika dibiarkan kotor atau rusak?

Artikel ini akan membahas secara tuntas fungsi filter oli, macam-macam oli motor dan filternya, tanda kerusakan, efek buruk jika tidak diganti, sampai waktu penggantian yang disarankan—khususnya untuk motor Honda. Informasi ini bisa jadi panduan penting bagi Anda yang ingin motor tetap awet dan prima di jalan.

Apa Itu Filter Oli Motor dan Kenapa Penting?

Filter oli adalah bagian dari sistem pelumasan mesin yang berfungsi untuk menyaring kotoran, serpihan logam, dan partikel lain dari oli mesin. Dengan menyaring kotoran tersebut, filter membantu menjaga kualitas oli agar tetap bersih dan efektif dalam melumasi seluruh komponen mesin.

Fungsi Utama Filter Oli

1. Menyaring Partikel Kotoran dan Serpihan Logam

Saat mesin bekerja, gesekan antara komponen menghasilkan serpihan logam kecil. Ditambah dengan debu atau sisa pembakaran, kotoran ini bisa ikut bersirkulasi bersama oli. Filter oli bertugas menyaring partikel-partikel tersebut sebelum kembali ke mesin.

2. Menjaga Oli Tetap Bersih agar Pelumasan Optimal

Oli bersih adalah kunci pelumasan yang efisien. Ketika oli tercemar partikel asing, kemampuannya untuk melumasi dan mendinginkan mesin berkurang drastis. Di sinilah peran filter menjadi sangat penting untuk memperpanjang masa pakai oli.

3. Melindungi Komponen Mesin dari Keausan

Kotoran dalam oli bisa mempercepat keausan pada komponen mesin seperti piston, klep, dan camshaft. Dengan adanya filter oli yang berfungsi baik, gesekan antar komponen bisa diminimalkan, sehingga mesin bekerja lebih ringan dan tahan lama.

Cara Kerja Filter Oli dalam Sistem Pelumasan

Sistem pelumasan mesin motor bekerja secara sirkulatif. Oli dipompa dari bak penampungan, melewati filter oli, lalu disalurkan ke seluruh bagian mesin. Setelah menyelesaikan tugasnya, oli kembali turun ke bak dan siklus ini terus berulang.

Pentingnya tekanan oli yang stabil tak bisa diabaikan. Filter oli membantu menjaga aliran oli agar tetap bersih dan lancar, sehingga tekanan oli tidak terganggu. Jika filter tersumbat, tekanan oli bisa turun, dan pelumasan menjadi tidak maksimal—yang pada akhirnya bisa merusak mesin.

Jenis-Jenis Filter Oli Motor

Meskipun semua filter oli memiliki fungsi yang sama—menyaring kotoran dari oli mesin—bentuk, bahan, dan cara perawatannya bisa berbeda tergantung jenis motor dan tipe filternya. Dalam dunia otomotif, dikenal beberapa jenis filter oli motor yang umum digunakan, terutama pada motor Honda.

Filter Oli Cartridge

Jenis ini paling sering ditemukan pada motor bebek dan motor sport. Bentuknya menyerupai tabung kecil yang terpisah dan dipasang di dalam rumah filter oli.

Ciri-ciri:

  • Biasanya terbuat dari bahan kertas khusus yang tidak bisa dibersihkan.
  • Harus diganti setiap periode tertentu karena tidak bisa digunakan ulang.
  • Proses penggantiannya cukup mudah dan cepat, tetapi sebaiknya dilakukan oleh teknisi berpengalaman untuk menghindari pemasangan yang kurang tepat.

Karena tidak bisa dibersihkan, pengguna motor harus mengikuti jadwal servis yang direkomendasikan, apalagi jika motor sering digunakan dalam kondisi macet atau medan berat.

Filter Oli Mesh / Saringan Logam

Jenis ini banyak digunakan pada motor matic, termasuk beberapa tipe motor matic Honda seperti BeAT, Vario, dan Scoopy.

Keunggulan:

  • Terbuat dari bahan logam seperti kawat baja halus yang dibentuk menyerupai jaring.
  • Bisa dibersihkan dan dipakai ulang, biasanya cukup disemprot atau direndam dengan cairan pembersih saat servis.
  • Lebih tahan lama secara fisik, tapi tetap perlu dicek kondisi penyaringannya secara rutin.

Namun, meskipun bisa dibersihkan, penggantian tetap disarankan setelah jangka waktu tertentu karena saringan bisa aus atau tersumbat halus dari dalam.

Filter Oli Kertas vs Logam

Perbandingan antara kedua jenis bahan ini penting diketahui agar pemilik motor bisa menyesuaikan dengan kebutuhan dan kebiasaan berkendara.

Filter Kertas:

  • Umumnya dipakai di sistem cartridge.
  • Daya saring lebih tinggi dan efektif menahan partikel mikro.
  • Tapi tidak tahan terhadap suhu ekstrem dan kelembaban tinggi.

Filter Logam (Mesh):

  • Bisa dibersihkan dan digunakan kembali.
  • Tidak menyaring sehalus filter kertas, tapi cukup untuk sistem pelumasan motor harian.
  • Lebih tahan terhadap suhu dan tekanan oli yang berubah-ubah.

Untuk pengguna motor harian seperti Honda BeAT, filter oli mesh yang dibersihkan rutin bisa jadi pilihan hemat dan fungsional. Tapi tetap pastikan memakai oli yang bagus buat motor BeAT agar sistem pelumasannya bekerja maksimal, terutama jika Anda sering berkendara jauh atau bawa beban berat.

filter oli motor

Tanda-Tanda Filter Oli Harus Diganti

Filter oli motor yang sudah kotor atau rusak tidak akan mampu menyaring partikel dengan baik. Akibatnya, kotoran bisa terus bersirkulasi bersama oli dan mengganggu kinerja mesin. Ada beberapa tanda-tanda umum yang bisa Anda perhatikan sebagai sinyal bahwa filter oli perlu segera diganti.

1. Mesin Cepat Panas dan Suara Kasar

Ketika sirkulasi oli terganggu karena filter tersumbat, pelumasan mesin jadi tidak maksimal. Gesekan antar komponen meningkat dan suhu mesin naik lebih cepat dari biasanya. Selain itu, Anda mungkin akan mendengar suara kasar atau ngelitik dari dalam mesin.

2. Tarikan Berat dan Performa Turun

Motor terasa lebih berat saat ditarik atau akselerasi jadi lambat? Bisa jadi ini akibat dari filter oli yang sudah tidak menyaring dengan baik. Oli kotor akan menghambat kerja mesin, dan pembakaran tidak seefisien biasanya.

Terutama pada motor matic, kondisi ini terasa lebih nyata karena tarikan jadi kurang responsif, dan tenaga seperti tertahan.

3. Lampu Indikator Oli Menyala (untuk Motor Injeksi)

Pada motor injeksi modern, sistem akan memberikan peringatan jika tekanan oli tidak normal. Jika lampu indikator oli menyala terus-menerus meskipun oli baru saja diganti, kemungkinan masalahnya ada pada filter oli yang sudah tidak layak pakai.

4. Warna Oli Sangat Hitam Meski Baru Diganti

Normalnya, warna oli akan mulai menggelap seiring waktu. Tapi kalau setelah beberapa hari atau minggu pemakaian oli langsung hitam pekat, ini bisa jadi pertanda bahwa filter oli tidak bekerja optimal.

Warna oli yang cepat berubah menandakan kotoran tidak tersaring sempurna. Bahkan oli yang bagus buat motor BeAT sekalipun bisa cepat kehilangan performanya jika filternya bermasalah.

Akibat Jika Telat Mengganti Filter Oli

Mengabaikan penggantian filter oli bisa menimbulkan efek jangka panjang yang cukup serius bagi mesin motor. Meskipun kelihatannya sepele, filter oli yang tidak berfungsi dengan baik bisa menjadi awal dari berbagai kerusakan. Berikut ini beberapa dampak yang perlu diwaspadai:

1. Pelumasan Tidak Maksimal

Fungsi utama oli adalah melumasi dan mendinginkan mesin. Namun, ketika filter oli sudah tidak mampu menyaring dengan baik, sirkulasi oli jadi terganggu. Oli tidak bisa menjangkau semua bagian mesin secara merata atau kehilangan daya pelumasan karena tercampur kotoran.

2. Kotoran Menumpuk di Mesin

Filter yang tidak diganti akan membiarkan serpihan logam, sisa karbon pembakaran, dan debu masuk ke ruang mesin. Dalam jangka panjang, kotoran ini bisa menumpuk di saluran oli, piston, atau bahkan menutup lubang-lubang kecil tempat oli mengalir.

3. Umur Oli Jadi Pendek

Meski Anda menggunakan oli dan filter motor berkualitas tinggi, tetap saja filter oli yang kotor akan mempercepat proses degradasi oli. Oli akan cepat kotor, encer, dan kehilangan kemampuannya dalam waktu singkat.

Kapan Harus Mengganti Filter Oli Motor?

Salah satu pertanyaan paling umum yang sering muncul saat servis motor adalah: “Apakah filter oli perlu diganti setiap kali ganti oli?” Jawabannya tergantung dari jenis motor, tipe filter, dan kondisi pemakaian sehari-hari. Tapi sebagai panduan umum, ada beberapa patokan waktu penggantian yang bisa dijadikan acuan.

Jadwal Umum Penggantian

Untuk motor-motor harian, terutama tipe motor matic seperti Honda BeAT atau Vario, filter oli biasanya diganti setiap 2–3 kali ganti oli. Dalam kilometer, ini setara dengan sekitar 6.000–8.000 km, tergantung kondisi jalan dan intensitas pemakaian.

Rekomendasi dari Pabrikan Honda

Pabrikan seperti Honda sudah memberikan jadwal servis berkala yang mencakup penggantian filter oli. Jadwal ini bisa Anda lihat langsung di buku servis motor yang diberikan saat pembelian. Biasanya, setiap servis besar atau kelipatan tertentu (misalnya 8.000 km), teknisi akan menyarankan penggantian filter.

Apakah Filter Oli Bisa Dibersihkan?

Pertanyaan ini sering muncul, terutama dari pemilik motor matic atau motor harian yang ingin lebih hemat dalam perawatan. Jawabannya: tergantung jenis filternya. Tidak semua filter oli dirancang untuk dibersihkan dan digunakan ulang.

Tergantung Jenis Filter

Filter Mesh (Logam)

Jenis ini bisa dibersihkan dan digunakan kembali. Umumnya digunakan pada motor matic Honda seperti Honda BeAT.

Filter Cartridge (Kertas)

Jenis ini tidak bisa dibersihkan dan memang dirancang untuk sekali pakai. Biasanya digunakan di motor bebek atau sport.

Risiko Membersihkan Filter yang Harusnya Diganti

Beberapa orang mencoba membersihkan filter cartridge dengan cara disemprot atau dikeringkan, tapi ini sangat tidak disarankan.

Ganti Filter Oli di Bengkel Resmi Honda Serimpi

Merawat motor dengan benar bukan hanya soal menggunakan macam macam oli motor yang sesuai, tapi juga memastikan filter oli motor diganti di tempat yang terpercaya.

Gunakan Filter Oli Original Honda

Menggunakan filter oli original Honda sangat penting untuk menjaga kualitas penyaringan dan kompatibilitas dengan sistem pelumasan mesin.

Layanan Ganti Oli + Filter Profesional

Di Honda Serimpi, penggantian oli dan filter motor dilakukan oleh mekanik bersertifikasi yang tahu betul prosedur teknis sesuai standar pabrikan.

filter oli motor

FAQ – Pertanyaan Seputar Filter Oli Motor

Berapa harga filter oli motor Honda BeAT?

Harga filter oli untuk Honda BeAT relatif terjangkau, tergantung apakah Anda mengganti di bengkel resmi atau membeli secara terpisah.

Apakah harus ganti filter setiap ganti oli?

Tidak selalu. Umumnya, filter oli diganti setiap 2–3 kali ganti oli, terutama pada motor matic seperti Honda BeAT.

Bisa ganti filter sendiri di rumah?

Secara teknis, mengganti atau membersihkan filter oli bisa dilakukan sendiri jika Anda cukup memahami letak dan cara melepasnya.

Motor matic saya tidak pakai filter oli?

Hampir semua motor, termasuk matic, memiliki sistem penyaringan oli, hanya saja bentuk dan jenisnya bisa berbeda.

Baca juga: Apakah Oli Mobil Bisa untuk Motor? Ini Penjelasan Lengkapnya

Kesimpulan

Filter oli motor adalah komponen kecil yang sering terabaikan, padahal perannya sangat penting dalam menjaga kinerja dan umur panjang mesin.

Mengetahui jenis filter oli yang digunakan di motor Anda—apakah itu filter mesh atau cartridge—membantu menentukan apakah filter perlu dibersihkan atau diganti.

Sama pentingnya, pemilihan oli yang bagus buat motor BeAT atau motor Honda tipe lainnya juga harus diimbangi dengan pengecekan filter secara berkala.

Daripada mencoba-coba sendiri dan berisiko, percayakan perawatan rutin—termasuk penggantian filter oli motor Honda—kepada teknisi profesional di bengkel resmi Honda Serimpi.